
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin memprediksi, Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto tetap bakal maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.
Prabowo diyakini maju sebagai capres meski elektabilitas nantinya tetap tak naik secara signifikan.
"Saya memprediksi Prabowo tetap akan maju sebagai capres. Sulit membayangkan kalau hanya menjadi king maker di Pilpres 2019," ujar Ujang kepada JPNN di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berikut lima alasan Prabowo tak mungkin hanya menjadi king maker di Pilpres 2019:
1. Prabowo sampai saat ini tak memiliki anak ideologi yang elektabilitasnya mampu mengalahkan Jokowi. Selain itu, juga belum ada kader Gerindra yang elektabilitasnya menyaingi Prabowo.
2. Anies Baswedan memang diusung oleh Gerindra saat Pilkada Gubernur DKI Jakarta. Tapi mantan Mendikbud tersebut bukan kader Gerindra sehingga kecil peluang diusung jadi capres.
3. Gerindra akan rugi di pemilu legislatif jika Prabowo tidak maju capres. Pencalonan Prabowo sebagai capres bakal mendulang bonus elektoral bagi para caleg Gerindra.
4. Prabowo kelahiran 17 Oktober 1951. Peluangnya untuk maju dan terpilih sebagai presiden, sepertinya hanya tinggal di Pilpres 2019. Sulit membayangkan Prabowo melepaskan peluang yang ada.

Kamis, 08 Maret 2018
Sifat Chicco Jerikho ini Bikin Hati Putri Marino Luluh
Senin, 05 Maret 2018
Wow...Menjaga Kekenyalan, Payudara Pedangdut ini Diasuransikan
Senin, 05 Maret 2018
Ini Rahasia Cantik Runner Up Mrs. World Indonesia 2014 diusia 45 Tahun
Rabu, 07 Maret 2018
Wow...Bondan Prakoso ingin Miliki 3 hingga 4 Anak, ini Alasannya
Senin, 05 Maret 2018
Sambut Kedatangan Para Atlet, Sekitar 150 Hotel di Palembang Terus Berbenah
Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
0 Response to "5 Alasan Prabowo Maju Lagi sebagai Capres"
Posting Komentar