Formula 1. ILUSTRASI. FOTO: AFP
jpnn.com - Konsultan tim Formula 1 Red Bull Helmut Marko mengatakan kekhawatirannya bahwa perangkat Halo bisa mengancam saraf pembalap saat proses evakuasi, terutama jika mengalami cedera tulang belakang.
Bagi Marko, perangkat pelindung kokpit di mobil F1 masih ada hal yang perlu diperhatikan terutama dalam proses evakuasi pembalap.
"Halo itu bentuknya luar biasa jelek dan tidak dipikirkan matang-matang," kata Marko kepada Motorsport.
"Karena kecelakaan seperti yang dialami Massa (saat GP Hongaria 2009) masih bisa terjadi dengan Halo. ruang pembalap juga makin terbatas seperti yang Anda bisa lihat saat mereka berusaha masuk ke dalam mobil," tambahnya.
"Lalu jika ada yang mengalami cedera tulang belakang, masih bisa terjadi karena tingginya G-force, saat mereka dievakuasi ada peluang itu bisa mematikan saraf terakhir. Ini seharusnya bukan yang dituju Fomrula 1."
Jika pun pihak tim melakukan modifikasi dengan sistem elektrik untuk membuka Halo atau melepasnya, tentu bukanlah hal masuk akal.
"Itu akan menambah bobot mobil F1 dan bisa jadi malah menyaingi Sportscar, dan mobil F1 harusnya lebih ringan." (mg8/jpnn)

Kamis, 29 Maret 2018
Dianggap Mirip dengan Sang Adik Vanesha, Ini Kata Sissy
Selasa, 27 Maret 2018
Bolak-Balik Gagal, Akhirnya Angela Gilsha Lolos Casting Film Layar Lebar
Jumat, 30 Maret 2018
Nyeleneh, Ini Dia Lagu Religi Duet Melly Goeslaw Dan Hedi Yunus
Jumat, 30 Maret 2018
Indonesia Pernah Dijadikan Kiblat Pembangunan Infrastruktur Oleh Tiongkok
Jumat, 30 Maret 2018
Syifa Hadju Recycle Lagu Marcell Jangan pernah Berubah
Selasa, 27 Maret 2018
Eks Bintang Bokep Selingkuhan Trump Buka-Bukaan di TV
Selasa, 27 Maret 2018
Gerindra Deklarasikan Prabowo Capres di Pilpres 2019
Kamis, 29 Maret 2018
Sepi Job Main Film, Maxime Bouttier Pilih Lakukan Ini...
0 Response to "Konsultan Red Bull: Halo Membahayakan Saat Evakuasi Pembalap"
Posting Komentar