
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Cholil Nafis sangat bersyukur dan mengapresiasi dicabutnya larangan bercadar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta
“Inilah sikap yang jentelmen dan berani mengalah demi menghentikan perdebatan serta kondisi masyarakat yang tenang,” kata Cholis kepada JPNN, Minggu (11/3).
Menurut dia, dalam menyikapi polemik cadar ini rektor UIN harus tahu mana yang substansi dan mana yang sifatnya simbolis. “Menumpas radikalisme adalah masalah substansin, harus dilawan dengan memberi pemahaman," tambah dia.
Dia mengatakan, cadar itu simbolis yang tak berlaku umum kepada sesuatu yang radikal. “Hal ini cukup diberi kesadaran tentang berbusana yang lebih inklusif dan interaktif, hukumnya bercadar adalah masalah khilafiah,” imbuh dia.
Dengan pencabutan ini dia juga mendoakan seluruh pengurus yang ada di UIN diberikan rahmat oleh Allah. “Semoga kebijakannya diikuti oleh perguruan tinggi lain yang masih melarang perempuan bercadar melalui regulasi apalagi sampai mengancamnya DO (drop out),” tegas dia. (mg1/jpnn)

Rabu, 07 Maret 2018
Cak Imin Yakin Jokowi Bakal Memilihnya sebagai Cawapres
Selasa, 06 Maret 2018
Menkominfo Pastikan Data Pengguna Kartu Seluler Aman
Selasa, 06 Maret 2018
Sempat Vakum, Ariyo Wahab tak Canggung Kembali Berakting
Kamis, 08 Maret 2018
Sifat Chicco Jerikho ini Bikin Hati Putri Marino Luluh
Senin, 05 Maret 2018
Wow...Menjaga Kekenyalan, Payudara Pedangdut ini Diasuransikan
Senin, 05 Maret 2018
Ini Rahasia Cantik Runner Up Mrs. World Indonesia 2014 diusia 45 Tahun
Rabu, 07 Maret 2018
Wow...Bondan Prakoso ingin Miliki 3 hingga 4 Anak, ini Alasannya
Senin, 05 Maret 2018
Sambut Kedatangan Para Atlet, Sekitar 150 Hotel di Palembang Terus Berbenah
0 Response to "Begini Respons MUI Usai UIN Batalkan Larangan Bercadar"
Posting Komentar