
jpnn.com, MATARAM - Pemprov NTB berharap bisa mendapatkan formasi sebanyak-banyaknya dalam proses rekrutmen CPNS 2018.
Rencananya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tahun ini akan membuka lowongan sekitar 200 ribu CPNS, yang diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan.
”Mudahan dikasih sebanyak-banyaknya terutama untuk pendidikan dan kesehatan,” kata Sekda NTB H Rosiady Sayuti, kemarin (9/3).
Berdasarkan analisis kebutuhan, pemprov masih kekurangan 4.603 orang ASN. Terdiri dari tenaga kesehatan 757 orang dan tenaga teknis 945 orang. Kemudian guru SMA 1.515 orang, guru SMK 1.322 orang, dan guru SLB 64 orang.
Provinsi NTB menurut sekda adalah salah satu daerah yang akan menerima formasi CPNS tahun ini.
Sebab persentase belanja pegawai di bawah 50 persen. Porsi belanja pegawai itu menjadi syarat dari pusat agar tidak terlalu membebani keuangan daerah. ”Kita sudah kirim formasi tinggal menunggu keputusan,” katanya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) H Fathurrahman mengaku masih menunggu kebijakan pusat, sebab formasi belum resmi diberikan.
Awal tahun lalu NTB sudah mengajukan 700 formasi CPNS ke pemerintah pusat. Terdiri dari tenaga medis, paramedis atau spesialis, guru, dan tenaga teknis.

Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
Jumat, 09 Maret 2018
Isi OST Film "Jelita Sejuba", Anji Gambarkan Kegelisahan Seorang Istri Prajurit
Jumat, 09 Maret 2018
Film Anak "Kulari ke Pantai" Bakal Susul Kepopuleran Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi
Jumat, 09 Maret 2018
Film "Jelita Sejuba" Suguhkan Cerita Inspiratif Para Istri Prajurit TNI
Jumat, 09 Maret 2018
Jokowi: Ayo Lawan Badan Drop dengan Olahraga
Jumat, 09 Maret 2018
Tiga Parpol ini Ditolak Bawaslu jadi Peserta Pemilu 2019
0 Response to "Berharap Mendapat Formasi CPNS Sebanyak-banyaknya"
Posting Komentar