Habib Novel Bamukmin. Foto: dok.JPNN.com
jpnn.com, JAKARTA - Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin mengomentari pernyataan dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.
Pasalnya Kiai Said menyebut cadar bukan ibadah dalam Islam, tapi budaya Arab. Menurut Novel, Kiai Said telah melupakan sejarah.
“Ngawur lagi tuh Kiai Said, kan beliau paham sejarah jangan menipu sejarah dong,” kata Novel ketika dikonfirmasi, Jumat (9/3).
Novel lantas menuturkan, orang Arab sebelum zaman Rasulullah tak ada yang bercadar. “Berhijab pun tidak,” ucapnya.
Baru ketika Rasullulah muncul, wanita Arab mulai menutup aurat dengan hijab dan cadar. “Beberapa hadis menerangkan itu (cadar),” imbuh pria yang juga juru bicara Persaudaraan Alumni 212 ini.
Menurut dia, Kiai Said selaku pengikut mazhab Syafii harusnya tahu penggunaan cadar bukanlah budaya. Karena mazhab Syafii juga mewajibkan cadar bagi muslimat.
“Mazhab Syafii jelas bahwa wanita di hadapan lelaki yang bukan mahramnya wajib memakai cadar berdasarkan Alquran dan sunah,” tegas dia.
Diketahui Kiai Said menyebut cadar merupakan budaya Arab dan bukan bagian dari ibadah.

Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
Jumat, 09 Maret 2018
Isi OST Film "Jelita Sejuba", Anji Gambarkan Kegelisahan Seorang Istri Prajurit
Jumat, 09 Maret 2018
Film Anak "Kulari ke Pantai" Bakal Susul Kepopuleran Petualangan Sherina dan Laskar Pelangi
Jumat, 09 Maret 2018
Film "Jelita Sejuba" Suguhkan Cerita Inspiratif Para Istri Prajurit TNI
Jumat, 09 Maret 2018
Jokowi: Ayo Lawan Badan Drop dengan Olahraga
Jumat, 09 Maret 2018
Tiga Parpol ini Ditolak Bawaslu jadi Peserta Pemilu 2019
0 Response to "Novel: Kiai Said Ngawur, Lupa Sejarah"
Posting Komentar