
jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah ulama dari Padang Lawas, Sumatera Utara ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/3). Salah satu yang sempat dibahas dalam pertemuan itu adalah soal penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama.
Hal ini diungkapkan salah seorang ulama, Safaruddin Hasibuan, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Dahlan Sibuhuan, Padang Lawas.
"Bapak Presiden memberikan informasi-informasi masalah penyerangan ulama. Itu sebenarnya hoaks dan tidak ada kebenaran," kata Safarudin.
Presiden menginginkan hubungan ulama dengan umaroh dalam membangun bangsa bisa semakin erat. Jokowi bahkan menyarankan supaya para pimpinan pondok pesantren memberikan pemikiran-pemikiran demi terciptanya kedamaian untuk pembangunan yang berkelanjutan.
"Dan kami juga mengharapkan agar Bapak Presiden melanjutkan pembangunan untuk lima tahun ke depan," kata Safarudin.
Dalam pertemuan itu, para ulama juga menyampaikan masukan kepada pemerintah, supaya gejolak-gejolak yang ada di masyarakat cepat ditanggapi, diselesaikan dan hukum adalah di atas segalanya. (fat/jpnn)

Selasa, 06 Maret 2018
Wow... Igor Saykoji Beradegan Ranjang dengan Bintang Muda Ini
Selasa, 06 Maret 2018
Seru Banget! Ngobrol Pintar Bareng KLHK di Gunung Pancar
Selasa, 06 Maret 2018
Semakin Cinta Keluarga, Simak Cerita Aryo Wahab Setelah Umroh..
Selasa, 06 Maret 2018
Menkumham: Abu Bakar Ba'asyir tak Bisa jadi Tahanan Rumah
Selasa, 06 Maret 2018
Ini yang Dibahas HT dengan Jokowi di Istana
Selasa, 06 Maret 2018
Jokowi ingin Harga Beras dan Daging Tetap Stabil Jelang Puasa 2018
Selasa, 06 Maret 2018
Ini Kata Hari Tanoesoedibjo Usai Bertemu Presiden
Selasa, 06 Maret 2018
Drama 5 Gol, 1 Tendangan Indah, MU Patahkan Kutukan 5 Tahun
0 Response to "Pak Jokowi Bilang Penyerangan Terhadap Ulama itu Hoaks"
Posting Komentar