jpnn.com - Beberapa ahli diet dan ilmuwan memuji kacang kedelai rendah merupakan komposisi vegan-friendly, bebas lemak dan kaya protein.
Namun, peniliti lain berpendapat bahwa kacang kedelai menghambat hormon reproduksi laki-laki.
Ketika menyangkut pria dan kedelai, mayoritas masalah yang diduga terjadi adalah seputar fungsi seksual dan hormon seks.
Studi tahun 2011 meneliti efek kedelai pada seorang pria berusia 19 tahun yang mengonsumsi kedelai dalam jumlah besar sebagai bagian dari pola makan vegan.
Setelah analisis yang cermat, konsumsi kedelainya dikaitkan dengan DE dan hiposeksualitas. Tingkat testosteronnya juga turun drastis.
Namun, seperti dikemukakan oleh ahli nutrisi Harley Street, Rhiannon Lambert, penelitian ini dilakukan hanya dengan satu peserta yang juga merupakan diabetes tipe satu dan oleh karena itu mungkin ada faktor tambahan memengaruhi hasilnya.
"Kami tidak mungkin menerapkan kesimpulan satu studi berdasarkan satu laki-laki saja," kata Lambert, seperti dilansir laman Independent.
Ahli gizi Nichola Ludlam Raine mengatakan, salah satu kesalahpahaman umum seputar kedelai adalah bahwa hal itu menyebabkan ketidakseimbangan hormon testosterone and meningkatkan produksi hormon oestrogen.
-
Jumat, 29 Juni 2018
Jokowi Ingin Tingkatkan Perlindungan TKI di Malaysia -
Jumat, 29 Juni 2018
Fitri Carlina Belum Mau Berhijab, Alasannya... -
Jumat, 29 Juni 2018
Jomblo Menahun, Ajun Perwira Ingin langsung Menikah -
Jumat, 29 Juni 2018
Piala Dunia 2018: Belgia Ternyata Ogah Menang Lawan Inggris -
Jumat, 29 Juni 2018
Anang Sugiana Dituntut 7 Tahun Penjara -
Jumat, 29 Juni 2018
Fredrich Yunadi Divonis 7 Tahun Penjara -
Kamis, 28 Juni 2018
Siap – siap ya, Pendaftaran CPNS 2018 Segera Dibuka -
Kamis, 28 Juni 2018
Timnas U-19 Bakal Lanjut ke Bali
0 Response to "Kacang Kedelai dan Kaitannya dengan Kesehatan Pria"
Posting Komentar