
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali memecat seorang pegawai yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Kini, Amran memecat, Eko Mardianto, staf di Sub Bagian Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Hortikultura.
Plt Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Syukur Irwantoro mengatakan, kini Eko telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Eko merupakan tersangka dalam kasus korupsi pengadaan fasilitas sarana budidaya pendukung pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2013.
"Benar Saudara Eko Mardianto, telah diperiksa dan ditahan oleh KPK terkait dengan kasus pengadaan pupuk hayati pada 2013. Kejadiannya itu, sebelum periode pemerintahan saat ini," kata Syukur di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3).
Syukur melanjutkan, Mentan Amran memiliki komitmen kuat untuk membawa nama lembaga yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Salah satu bukti adalah dengan memecat dan memutasi sebanyak 195 pegawai yang melanggar.
"Kementan mendukung langkah-langkah penegakan hukum oleh KPK," jelas dia.
Dia menegaskan, pihaknya tidak akan menoleransi pegawai yang melakukan KKN. Syukur mengimbau pegawai untuk bekerja keras, jujur dan tunduk terhadap aturan dan Undang-undang.
"Eko Mardianto sudah diputuskan diberhentikan, SK Kementan Nomor 151," jelas Syukur.

Kamis, 08 Maret 2018
Sifat Chicco Jerikho ini Bikin Hati Putri Marino Luluh
Senin, 05 Maret 2018
Wow...Menjaga Kekenyalan, Payudara Pedangdut ini Diasuransikan
Senin, 05 Maret 2018
Ini Rahasia Cantik Runner Up Mrs. World Indonesia 2014 diusia 45 Tahun
Rabu, 07 Maret 2018
Wow...Bondan Prakoso ingin Miliki 3 hingga 4 Anak, ini Alasannya
Senin, 05 Maret 2018
Sambut Kedatangan Para Atlet, Sekitar 150 Hotel di Palembang Terus Berbenah
Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
0 Response to "Mentan Langsung Pecat Anak Buah yang Ditahan KPK"
Posting Komentar