Ilustrasi ponsel. Foto: AFP
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais mengingatkan jangan sampai kebijakan registrasi ulang nomor telepon seluler dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK), hanya untuk mengejar akses dan collecting datanya dengan berbagai macam tujuan.
Dia menegaskan, persoalan perlindungan data masyarakat harus menjadi perhatian pemerintah.
“Tapi, instansi harus diikat oleh jaminan bahwa datanya aman dan terlindungi,” kata Hanafi dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3).
“Saya menduga banyak orang yang teregistrasi ini karena takut akses di blok, bukan untuk aman dan lain-lain,” tambahnya.
Hanafi mengatakan, jika benar terjadi penyalahgunaan data pribadi milik masyarakat, maka negara yang harus bertanggung jawab. Dia mengatakan, celah-celah yang bisa memungkinkan terjadinya penyalahgunaan data harus diantisipasi.
“Pemerintah harus bisa beri rasa lega dan aman,” katanya.
Karena itu, dia meminta pemerintah menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Penyelesaian masalah itu sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi.
“Mari fokus ke potensi perlindungan data pribadi. Warga negara harus ada kontrol terhadap data pribadinya,” katanya.

Kamis, 08 Maret 2018
Sifat Chicco Jerikho ini Bikin Hati Putri Marino Luluh
Senin, 05 Maret 2018
Wow...Menjaga Kekenyalan, Payudara Pedangdut ini Diasuransikan
Senin, 05 Maret 2018
Ini Rahasia Cantik Runner Up Mrs. World Indonesia 2014 diusia 45 Tahun
Rabu, 07 Maret 2018
Wow...Bondan Prakoso ingin Miliki 3 hingga 4 Anak, ini Alasannya
Senin, 05 Maret 2018
Sambut Kedatangan Para Atlet, Sekitar 150 Hotel di Palembang Terus Berbenah
Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
0 Response to "Pemerintah Harus Pastikan Aman Soal Data Pribadi"
Posting Komentar