
jpnn.com, JAKARTA - Menyikapi isu penyerangan ulama yang viral belakangan ini, Polri membentuk Satgas Nusantara.
Satgas ini mengupas tuntas isu yang merebak di tahun politik ini.
Tim ini dipimpin Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial dan Ekonomi, Irjen Gatot Pramono Eddy dan disebar ke seluruh Indonesia.
"Kami koordinasi di polda dan satuan polres terkait isu penyerangan ulama yang dilakukan oleh orang diduga yang mengalami gangguan kejiwaan,” kata Gatot Pramono di Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/5).
Langkah awal tim ini kata dia menghitung berapa kasus yang ada dan berapa jumlah laporan yang masuk ke kepolisian.
Selesai mengumpulkan data, tim mengantongi sebanyak 45 isu penyerangan ulama. Kemudian dilakukan pengecekan langsung ke tempat kejadian perkara. Pengecekan pertama dilakukan di Bandung, Jawa Barat.
"Apakah memang alami gangguan kejiwaan atau tidak, kemudian kami minta pemeriksaan darah. Tujuannya apakah ada zat-zat kimia yang dimasukkan ke dalam tubuh orang gangguan jiwa,” urai dia.
Guna meyakinkan apakah pelakunya dimanfaatkan kelompok tertentu, penyidik juga melakukan pemeriksaan dengan melibatkan dokter forensik dan laboratorim forensik.

Senin, 05 Maret 2018
Lihat Nih, Pak Jokowi Sudah Berlatih Tinju
Senin, 05 Maret 2018
Randy Martin Kesal Foto Mandi Bareng Pacar Beredar di Medsos
Senin, 05 Maret 2018
Lihat! Chelsea jadi Korban ke-25 Manchester City
Senin, 05 Maret 2018
Durian Oku Dikirim Sampai ke Pulau Jawa
Senin, 05 Maret 2018
Belum Nikah, Aura Kasih Malah jadi Janda Seksi
Jumat, 02 Maret 2018
"Mata Dewa" Film Drama Olahraga Basket Pertama Di Indonesia
Jumat, 02 Maret 2018
Belum Cukup Umur, Denada Larang Anaknya Memiliki Medsos
Jumat, 02 Maret 2018
Ratna Listy Alih Profesi sebagai Ahli Pengobatan Supranatural
0 Response to "Polisi Cek Kemungkinan Penyerang Ulama Disuntik Zat Kimia"
Posting Komentar