Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: dokumen JPNN.Com
jpnn.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin yang melarang anak buahnya menyebut kata muslim pada kelompok penebar hoaks dan ujaran kebencian. Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan, seharusnya Polri memang bersikap seperti itu dalam penanganan masalah kejahatan siber.
"Menurut saya, Wakapolri sudah tepat dan beliau sangat memahami perasaan umat Islam," ujar Zainut, Sabtu (10/3).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan, Polri memang harusnya fokus pada tindakan pelaku penyebar hoaks dan ujaran kebencian tanpa mengaitkannya pada identitas tertentu baik suku, agama, ras ataupun antargolongan (SARA). Sebab, mengaitkan pelaku kejahatan dengan kelompok tertentu justru bisa memicu rasa tersinggung yang akan kontraproduktif bagi penanganan hukumnya.
Zainut menegaskan, siapa pun pelaku ujaran kebencian dan hoaks harus ditindak tanpa melihat latar belakang agamanya. Karena itu, MUI mendukung langkah-langkah Polri dalam menegakkan hukum.
“Dan meminta kepada Polri untuk mengusut tuntas kejahatan cyber crime ini secara cepat, profesional, adil, dan transparan,” pungkasnya.
Sebelumnya Wakapolri Komjen Syafruddin melarang anak buahnya menyebut kata 'muslim' pada kelompok Muslim Cyber Army (MCA). Menurutnya, MCA tidak mencerminkan perilaku umat Islam.(esy/jpnn)

Kamis, 08 Maret 2018
Sifat Chicco Jerikho ini Bikin Hati Putri Marino Luluh
Senin, 05 Maret 2018
Wow...Menjaga Kekenyalan, Payudara Pedangdut ini Diasuransikan
Senin, 05 Maret 2018
Ini Rahasia Cantik Runner Up Mrs. World Indonesia 2014 diusia 45 Tahun
Rabu, 07 Maret 2018
Wow...Bondan Prakoso ingin Miliki 3 hingga 4 Anak, ini Alasannya
Senin, 05 Maret 2018
Sambut Kedatangan Para Atlet, Sekitar 150 Hotel di Palembang Terus Berbenah
Jumat, 09 Maret 2018
Profesi Make Up Artist Banyak Dicari, Srikandi Hanura Buat Pelatihan Kecantikan
Jumat, 09 Maret 2018
Ibnu Jamil Hitamkan Warna Kulit?
Jumat, 09 Maret 2018
Pelajari Budaya Melayu,Putri Marino Bergaul dengan Penduduk Natuna Selama 2 Minggu
0 Response to "Soal MCA, MUI Sebut Wakapolri Pahami Perasaan Umat Islam"
Posting Komentar