
jpnn.com, JAKARTA - Polisi masih melakukan pengusutan kasus penembakan studio milik raja dangdut Rhoma Irama di Kota Depok, Jawa Barat, oleh orang tidak dikenal, Minggu (4/3).
Polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi dan melakukan pengecekan di tempat kejadian perara (TKP), di Cilodong, Depok, Jawa Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kini mereka menunggu hasil pengecekan tim dari Laboratorium Forensik (Labfor).
"Kemarin saksi ada yang bilang suara letusan jatuh dari plafon lalu ada bagian bangunan yang tergores di tembok, sedang diperiksa labfor, nanti kami tunggu,” kata dia ketika dikonfirmasi, Senin (5/5).
Polisi kata dia belum bisa menyimpulkan apa jenis proyektil atau senjata api yang digunakan pelaku terkait penembakan di Studio milik Rhoma Irama itu.
Dia juga belum bisa memastikan apakah teror penembakan itu berkaitan dengan beredarnya surat kaleng berisi ancaman kekerasan kepada ulama di beberapa wilayah.
"Harus kami cek dan dalami dulu apakah surat itu dikirim oleh orang yang sama. Sesuai kebijakan Kapolri, kami akan jaga ulama ya," imbuh dia. (mg1/jpnn)

Senin, 05 Maret 2018
Lihat Nih, Pak Jokowi Sudah Berlatih Tinju
Senin, 05 Maret 2018
Randy Martin Kesal Foto Mandi Bareng Pacar Beredar di Medsos
Senin, 05 Maret 2018
Lihat! Chelsea jadi Korban ke-25 Manchester City
Senin, 05 Maret 2018
Durian Oku Dikirim Sampai ke Pulau Jawa
Senin, 05 Maret 2018
Belum Nikah, Aura Kasih Malah jadi Janda Seksi
Jumat, 02 Maret 2018
"Mata Dewa" Film Drama Olahraga Basket Pertama Di Indonesia
Jumat, 02 Maret 2018
Belum Cukup Umur, Denada Larang Anaknya Memiliki Medsos
Jumat, 02 Maret 2018
Ratna Listy Alih Profesi sebagai Ahli Pengobatan Supranatural
0 Response to "Penembakan Studio Rhoma Irama, Suara Letusan dari Plafon"
Posting Komentar