jpnn.com - Deeba Masood, seorang ahli alergi di Northwestern Medical Group mengatakan bahwa bantal sering menyimpan tungau debu yang sering menjadi penyebab alergi, asma dan eksim.
"Tungau debu adalah organisme mikroskopis yang ditemukan dalam debu dan mereka adalah alergen dalam ruangan yang paling umum," kata Masood, seperti dilansir laman Sheknows, Senin (23/7).
Orang-orang bisa alergi terhadap exoskeleton dan kotoran. Ketika sistem kekebalan tubuh Anda bertemu dengan tungau debu, maka hal tersebut menghasilkan antibodi untuk melindungi Anda.
Reaksi ini bisa berkembang menjadi peradangan atau pembengkakan di saluran udara dan saluran hidung."
Dr. Neeta Ogden, seorang ahli alergi, spesialis asma dan ahli imunologi bahwa pemicu alergi umum seperti tungau debu dan serbuk sari bisa ditemukan di dalam dan di atas banyak bantal.
"Tungau debu biasanya bersembunyi di kasur dan bantal karena mereka makan dari sel-sel kulit kita," kata Ogden.
"Serbuk sari juga merupakan pemicu alergi umum yang sering terkumpul di rambut orang-orang dan kemudian dipindahkan ke bantal mereka ketika mereka berbaring," jelas Ogden.
Menyingkirkan semua bantal Anda pasti bukan solusi untuk tidur malam yang lebih baik, tetapi jangan khawatir - ada langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk memastikan bantal Anda tidak memicu alergi Anda saat Anda mencoba untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak.
-
Selasa, 24 Juli 2018
Survei Median : Cak Imin Cocok Dampingi Jokowi -
Selasa, 24 Juli 2018
Sebagai Sahabat, Begini Dukungan JFlow untuk Denada -
Selasa, 24 Juli 2018
Syuting di Belanda Cut Beby Tsabina Jatuh Sakit -
Selasa, 24 Juli 2018
'Dance Tonight', Dedikasi JFlow untuk Atlet Wanita -
Selasa, 24 Juli 2018
Umay Bangga Karya Lagunya Dipakai Soundtrack Film -
Selasa, 24 Juli 2018
Faktor yang Mempegaruhi Elektabilitas Jokowi tak Tembus 40 Persen -
Senin, 23 Juli 2018
Riki Putra Bangga Konser Musik Bangkit Indonesia Sukses Besar -
Senin, 23 Juli 2018
Hadirkan Banyak Puisi, Roma Picisan Kini Diangkat ke Layar Lebar
0 Response to "Bantal Sangat Berpotensi Membuat Alergi Lebih Buruk"
Posting Komentar