jpnn.com, JAKARTA - Direktur Pencalonan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Suhud Aliyudin mengatakan, pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membahas seputar Pilpres 2019, bukan ancaman bagi PKS.
Menurut dia, pertemuan SBY-Prabowo itu tidak merusak bangunan koalisi PKS dan Gerindra di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. "Pertemuan SBY dan Prabowo bukan sebagai ancaman bagi PKS," ujar Suhud dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (28/7).
Suhud justru mengatakan pertemuan kedua tokoh itu membangun koalisi oposisi lebih mantap menghadapi kubu petahana Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Menurutnya, jika PD dan Partai Amanat Nasional (PAN) nanti masuk koalisi yang telah dibangun Partai Gerindra dan PKS, akan semakin menguatkan oposisi.
"Kami melihat ini sebagai perluasan dukungan bagi oposisi. Empat partai ini saya kira cukup kuat untuk bisa menantang Pak Jokowi," katanya.
Soal siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapres, tentu akan dibicarakan bersama oleh koalisi. "Terkait nanti figurnya siapa, itu nanti kami bicarakan," kata Suhud. (boy/jpnn)
-
Kamis, 26 Juli 2018
Program Keluarga Harapan Efektif Turunkan Angka Kemiskinan -
Rabu, 25 Juli 2018
Pasca Menikah,Ini Kesibukan Kelly Tandiono -
Jumat, 27 Juli 2018
Presiden Ingatkan Aparatur Negara Jaga Integritas -
Jumat, 27 Juli 2018
Nova Elisa Ketakukan dan Teriak Saat Nonton Film Horornya Sendiri -
Jumat, 27 Juli 2018
Sidang Perdana Perselisihan Pilkada Kota Madiun -
Kamis, 26 Juli 2018
Jokowi: Pasar Tradisional Masih Jadi Pilihan Jika... -
Kamis, 26 Juli 2018
Prediksi dan Rekor Pertemuan Persebaya vs Persib -
Kamis, 26 Juli 2018
Hamil 9 Bulan, Mytha Lestari Tetap Nyanyi
0 Response to "Empat Oposisi Solid Tantang Jokowi di Pilpres 2019"
Posting Komentar