Ilustrasi borgol. Foto: AFP
jpnn.com, SURABAYA - Gandhi Pradikta hanya lulusan SMA. Namun, dia berhasil menipu 80 korban dan menghasilkan uang Rp 4 miliar.
Modusnya, dia mengaku sebagai staf Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Bidang Sandi Negara dan mampu meloloskan korban menjadi anggota TNI atau lolos seleksi CPNS.
Pria kelahiran Situbondo itu ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya karena melakukan penipuan. Korbannya menyebar di Sidoarjo, Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan Denpasar.
"Yang sudah melapor baru 20 orang. Dia mengaku sudah beraksi 80 kali," ujar Kasatreskrim Polrestabes AKBP Sudamiran.
Pengungkapan kasus itu berawal dari laporan seorang warga. Syafi'i adalah orang pertama yang melapor.
Dia mentransfer uang Rp 135 juta kepada pelaku untuk membantu keponakannya agar bisa lolos seleksi bintara TNI-AL.
Bujuk rayu Gandhi bermula saat bertemu dengan korban di Bandara Juanda pada Maret 2016. Syafi'i dikenalkan seorang rekannya kepada tersangka.
Saat itu pelaku langsung membuka harga. "Dia minta imbalan Rp 30 juta agar administrasi keponakannya bisa diloloskan," jelas Sudamiran.

Rabu, 28 Maret 2018
Karena Populer, Maxime ingin Ajak Prilly Latuconsina Duet
Selasa, 27 Maret 2018
Bryan Domani Doyan Perempuan Yang Lebih Tua
Kamis, 29 Maret 2018
Dianggap Mirip dengan Sang Adik Vanesha, Ini Kata Sissy
Selasa, 27 Maret 2018
Bolak-Balik Gagal, Akhirnya Angela Gilsha Lolos Casting Film Layar Lebar
Jumat, 30 Maret 2018
Nyeleneh, Ini Dia Lagu Religi Duet Melly Goeslaw Dan Hedi Yunus
Jumat, 30 Maret 2018
Indonesia Pernah Dijadikan Kiblat Pembangunan Infrastruktur Oleh Tiongkok
Jumat, 30 Maret 2018
Syifa Hadju Recycle Lagu Marcell Jangan pernah Berubah
Selasa, 27 Maret 2018
Eks Bintang Bokep Selingkuhan Trump Buka-Bukaan di TV
0 Response to "Menyamar jadi Staf Kemensetneg, Tipu 80 Korban"
Posting Komentar