jpnn.com, JAKARTA - Oman Rachman alias Aman Abdurrahman membantah seluruh tuduhan yang disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) kepadanya.
Menurut dia, tudingan soal dia sebagai dalang aksi teror di Indonesia sama sekali tak benar. Pasalnya, selama 2016 setelah ditangkap, Aman mengaku diisolasi di LP Nusakambangan sehingga tak mungkin berkomunikasi dengan orang lain.
“Saya enggak bisa ketemu siapa pun selain sipir penjara. Tidak tahu apapun tentang penyerangan itu,” kata dia ketika membacakan pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5).
BACA JUGA: Aman Abdurrahman Sebut Anggota DPR Tuhan Jadi-jadian
Mengenai buku karangannya, kata Aman, hanya membahas tentang tauhid, tidak ada ajakan untuk berjihad atau membunuh orang-orang kafir. (mg1/jpnn)
-
Jumat, 25 Mei 2018
Tegang tapi Kocak! Marcus / Kevin Ganyang Ganda Malaysia -
Jumat, 25 Mei 2018
Kemendes PDTT Luncurkan Akademi Desa 4.0 -
Jumat, 25 Mei 2018
Nih, Penampakan Bupati Buton Selatan Tangkapan KPK -
Jumat, 25 Mei 2018
Halo Para Ketua OSIS, Simak Pesan dari Presiden Jokowi Ini -
Kamis, 24 Mei 2018
Piala Dunia 2018 : Penjaga Gawang Titik Terlemah Argentina -
Kamis, 24 Mei 2018
AirNav Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran -
Kamis, 24 Mei 2018
Final Liga Champions: Madrid Ogah Tukar Ronaldo dengan Salah -
Kamis, 24 Mei 2018
Begini Suara Ayushita Recycle Lagu Lawas Milik Iwan Fals
0 Response to "Di Nusakambangan, Aman Mengaku Hanya Bertemu Sipir"
Posting Komentar