
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut Presiden Partai Keadilan Sosial (PKS), Sohibul Iman tak usah lagi memimpin PKS.
Hal itu terungkap usai Fahri diperiksa di Polda Metri Jaya terkait laporan dia atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dilakukan Sohibul di melalui media sosial.
Namun, saat ditanya apakah dia mau menggantikan Sohibul sebagai Presiden PKS, Fahri mengaku tak mau. Fahri kemudian bergurau, dirinya lebih tertarik menjadi marbut di masjid dan pedagang kopi ketimbang memimpin PKS.
"Enggaklah, saya jadi marbut aja, mau jual kopi sudah siap kopinya, buka warung, jual gorengan," kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (2/5).
Meski begitu, Fahri menyebut dirinya akan terus jadi bagian dari PKS walau sudah dipecat. Dia tak ingin partai yang membesarkan namanya itu makin terpuruk.
"Saya tetap membela agar PKS tambah besar, saya inginnya PKS menang pemilu kok dari dahulu,” tandas dia. (mg1/jpnn)

Rabu, 02 Mei 2018
Maudy Ayunda Terjun ke Politik?
Rabu, 02 Mei 2018
Grand Syeikh Al Azhar Bertemu JK di Jakarta
Rabu, 02 Mei 2018
Ini Alasan Buruh Dukung Prabowo Capres 2019
Rabu, 02 Mei 2018
Jokowi : Bulog harus Dipimpin Orang yang Berani
Rabu, 02 Mei 2018
Mayday 2018, Simak Tuntutan Buruh
Rabu, 02 Mei 2018
Ini Alasan Winda Pindah Genre dari Dangdut ke Pop
Rabu, 02 Mei 2018
Ganesha Academy Pilot, Cetak Perempuan Terbaik Papua menjadi Pilot Pegunungan
Rabu, 02 Mei 2018
Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat Terhadap Rupiah Naik, Ini Kata Jokowi
0 Response to "Fahri Hamzah Pilih jadi Marbut Ketimbang Presiden PKS"
Posting Komentar