
jpnn.com, BARITO KUALA - Optimalisasi lahan rawa di Kalimantan, khususnya Kabupaten Barito Kuala, terbukti mampu mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.
Saat ini, Barito Kuala merupakan penghasil beras terbesar di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan kontribusi mencapai 16,23 persen.
Namun, produktivitas padi lebih rendah karena indeks pertanaman yang masih di bawah tiga.
Hal itu tidak terlepas dari fakta bahwa mayoritas area persawahan Barito Kuala berada di lahan rawa lebak.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 menyebutkan, dengan luas wilayah 311 ribu hektare, Barito Kuala didominasi oleh lahan pasang surut seluas 300 ribu hektare dan lahan rawa lebak (11 ribu hektare).
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Barito Kuala Zulkifli Yadi Noor menuturkan, daerahnya telah ditetapkan sebagai penyokong kedaulatan pangan.
Pihaknya juga akan terus meningkatkan luas tanam, termasuk IP.
Saat ini, hampir semua kecamatan di Barito Kuala merupakan sentra produksi beras.

Rabu, 02 Mei 2018
Jokowi : Bulog harus Dipimpin Orang yang Berani
Rabu, 02 Mei 2018
Mayday 2018, Simak Tuntutan Buruh
Rabu, 02 Mei 2018
Ini Alasan Winda Pindah Genre dari Dangdut ke Pop
Rabu, 02 Mei 2018
Ganesha Academy Pilot, Cetak Perempuan Terbaik Papua menjadi Pilot Pegunungan
Rabu, 02 Mei 2018
Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat Terhadap Rupiah Naik, Ini Kata Jokowi
Senin, 30 April 2018
Film Horor
Senin, 30 April 2018
Pelatih Persebaya: Serangan Balik Mitra Kukar Efektif
Senin, 30 April 2018
Penjelasan Terbaru BIN soal Rekaman Percakapan Rini Soemarno
0 Response to "Optimalisasi Lahan Rawa Bisa Entaskan Kemiskinan"
Posting Komentar